BuletinMalut.com TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara(Pemprov Malut) memastikan siap menyalurkan bantuan bagi korban gempa bumi di wilayah Kecamatan Batang Dua Kota Ternate Maluku Utara (Malut) dengan kebutuhan yang disesuaikan sebagaimana perkembangan tahap pendataan oleh tim petugas di lapangan.
“ Saya bersama Tim sudah berada di lapangan dan telah berkoordinasi dengan semua pihak baik dari kelurahan, kecamatan serta dari pemerintah Kota Ternate. Bantuan akan kami berikan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi, dan itu merupakan intruksi dari Gubernur Sherly Tjoanda yang ingin agar warda terdampak harus secepatnya mendapatkan bantuan” kata Kadis Sosial (Kadisos)Malut, Ejen Kasim saat ditemui di Kelurahan Mayau Kecamatan Batang Dua Kota Ternate, Jumat(3/4/2026) siang tadi.
Kadisos Malut menjelaskan bahwa saat ini Dinas Sosial telah mengumpulkan data dan sebagian bantuan dasar juga telah di berikan.
Meski demikian, proses koordinasi terus dilakukan secara intensif, termasuk melalui dor tu dor yang berlangsung sejak pagi guna memastikan respons yang cepat dan tepat sasaran.
Sejumlah personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial juga sudah lebih dulu dikerahkan ke lokasi untuk membantu penanganan darurat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta relawan dari Kota Ternate.
“Kami akan memberikan dukungan secepatnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Jen.
Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7,6 mengguncang wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, dan dampak getaran signifikan dirasakan di sejumlah daerah, seperti Ternate, Manado, dan Gorontalo dengan intensitas bervariasi hingga skala MMI IV.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami sempat terdeteksi di beberapa wilayah pesisir, antara lain Halmahera Barat setinggi 0,30 meter, Bitung 0,20 meter, serta Minahasa Utara 0,75 meter.
Sementara itu, Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan hingga Kamis siang terdapat satu korban meninggal dunia di Kota Manado, satu orang luka ringan, serta 16 keluarga terdampak di Kabupaten Minahasa.
Untuk kerusakan infrastruktur tercatat lima unit kantor pemerintah, satu hotel, dan satu fasilitas umum berupa gedung KONI mengalami kerusakan di Kota Manado. Di Kabupaten Minahasa, dua rumah sakit dilaporkan rusak berat, lebih dari 10 rumah terdampak, satu kantor pemerintah rusak, serta satu fasilitas umum turut terdampak.
Adapun di kecamatan batang dua Kota Ternate, 5 gedung gereja dan kurang lebih 84 rumah warga mengalami rusak ringan dan berat.*(tim/red).













