banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

GMKI Tobelo Kecam Oknum TNI Diduga Pukul Perempuan

×

GMKI Tobelo Kecam Oknum TNI Diduga Pukul Perempuan

Share this article

BuletinMalut.com.HALUT- Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Tobelo di Halmahera Utara (Halut) mengecam tindakan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial ML alias Misel diduga melakukan kekerasan terhadap perempuan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan BPC GMKI Tobelo, Margaretha Manery, sikap dari oknum TNI itu sangat tak bisa dibenarkan diduga melakukan tindakan represif kepada warga.

“Seharusnya TNI ini melindungi masyarakat bukan sebaliknya seperti telah dilakukan oleh oknum tersebut diduga melakukan perbuatan represif terhadap warga,” ujarnya. Minggu (3/8/2025).

Menurutnya, tindakan ini tak hanya melukai korban secara fisik dan psikologis, namun itu juga menciderai nilai-nilai keadilan serta mencoreng citra TNI sebagaimana adalah penjaga keamanan negara.

Meski begitu, pihaknya juga menyayangkan perbuatan yang telah dilakukan oknum TNI karena tindakannya itu sangat berbanding terbalik dengan tugasnya. Nama institusi harus dijaga dengan baik.

Olehnya itu, sebagai institusi TNI harus memberikan rasa nyaman dan adil terhadap setiap warga. Karena melukai secara fisik dan psikologi, ini terkesan merusak citra institusinya.

Sehingga itu, dia menekankan agar oknum TNI tersebut segera diperiksa atau diadili di institusinya dan hasilnya harus transparan dan kemudian menjamin bahwa penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.

“Dalam menegakan hukum tidak bisa harus pandang bulu, meski itu melibatkan aparat negara. Oknum ini yang diduga melakukan pemukulan dan jika terbukti maka harus dijatuhi sanksi tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” jelasnya.

Bagi Margaretha, main hakim sendiri tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun itu dan ini sudah dialami seorang perempuan yang diduga menjadi korban pemukulan.

“Dengan ini dari Bidang Pemberdayaan Perempuan BPC GMKI Tobelo berjanji akan mengawal proses hukum ini sampai tuntas karena perbuatan kekerasan tak dibenarkan ,” pungkasnya.*(Wir/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!