BuletinMalut.com.HALUT- Badan Permusyarawatan Desa atau BPD Dum-Dum Kecamatan Kao Teluk, Halmahera Utara (Halut) menghimbau masyarakat agar tak mudah terprovokasi terkait polemik lahan.
Hal ini dikatakan langsung Ketua BPD Dum-Dum, Barnabas Garwai, polemik sengketa lahan antara masyarakat dan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) jangan mudah terprovokasi dengan isu yang berkembang.
“Untuk mengatasi polemik itu maka para pemilik lahan meminta kejelasan ke pihak perusahaan supaya ada kepastian dan tidak menimbulkan praduga berlebihan terhadap masyarakat,” ujarnya. Sabtu (14/9/2025).
Olehnya itu,bahwa pemilik lahan atau warga setempat dengan kondisi seperti ini diminta tetap tenang sambil menunggu kepastian dari pihak PT NHM. Karena menurut dia, setiap masalah harus didiskusikan supaya bisa ada solusi.
Dia juga berkeyakinan, masyarakat adalah pemilik lahan berharap kepada PT NHM supaya bisa secepatnya untuk selesaikan masalah polemik lahan dan mengambil langkah yang tepat sehingga tak merugikan kedua belah pihak.
Hal yang sama juga telah diungkapkan oleh Sekretaris Desa Dum- Dum, Jhon Thomas, mengatakan, bahwa masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu yang belum tentu benar karena itu bisa merugikan bagi diri masing-masing.
“Dari Pemerintah Desa (Pemdes dan tokoh masyarakat kami mengajak kepada warga agar selalu diskusikan kalau ada masalah karena itu lebih baik untuk mencari solusi,” pungkasnya.*(tim/red)







