banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Pemkot Ternate Dapatkan 534 Unit BSPS dari Kementerian PKP

×

Pemkot Ternate Dapatkan 534 Unit BSPS dari Kementerian PKP

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate dukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kelurahan Kastela dan Batang Dua

Program tersebut diluncurkan secara daring oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia (RI), Maruar Sirait.

Hal itu, turut dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate, Tonny S. Pontoh.

Hal ini disampaikan langsung, oleh Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, program itu merupakan salah satu bukti kehadiran dari pemerintah membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

“Ini merupakan satu catatan penting bahwa dari Pemerintah Pusat hadir dan siapkan rumah yang layak dihuni oleh masyarakat. Ini adalah suatu kepedulian,” ujarnya. Selasa (19/2026).

Menurutnya, Pemerintah Pusat lewat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BPPPKP) Sulawesi I dengan bantuan yang diturunkan ini sangat bermanfaat serta membantu masyarakat termaksud di Batang Dua telah terdampak bencana gempa bumi.

Meski begitu, bahwa Pemkot Ternate turut berterima kasih kepada Pemerintah Pusat serta BPPPKP Sulawesi I atas bantuannya. Program Ini dari pihaknya bakal kawal agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BPPPKP Sulawesi I, Erpika Ansela Surira, menjelaskan, bantuan BSPS adalah program stimulan rehabilitasi atau peningkatan kualitas rumah dari Kementerian PKP dengan nilai Rp 20 juta per unit.

Ia membeberkan, bahwa untuk Kota Ternate pada tahun 2026 ini diperkirakan dapatkan alokasi sebanyak 534 unit BSPS, kemudian kalau ditotalkan bantuan di Maluku Utara (Malut) mencapai 5.284.

“Jumlah bantuan itu meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 674 unit. Untuk tahun 2026 ini sangat naik bantuannya hampir 8 kali lipat di Maluku Utara,” tegasnya.

Dikatakan, penerima bantuan merupakan masyarakat kategori desil 1 atau kelompok berpenghasilan rendah di bawah Rp1 juta per bulan. Dalam pelaksanaannya, para penerima bantuan juga bakal didampingi tenaga pendamping lapangan mulai tahap verifikasi hingga pekerjaan rumah rampung dikerjakan.

“Bahwa kami juga sudah menyampaikan ke Menteri PKP RI, Maruar Sirait untuk distribusi bahan bahan bangunan dimulai 25 Mei 2026 ini,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!