banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Polisi dan Satpol PP Dilempari Sayuran di Kantor Wali Kota Ternate

×

Polisi dan Satpol PP Dilempari Sayuran di Kantor Wali Kota Ternate

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Front May Day Bergerak bersama pedagang Pasar Higienis lempari sayuran ke anggota Polres Ternate dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate.

Berdasarkan amatan media ini dilapangan, kedatangan massa aksi di Kantor Wali Kota Ternate membawa dagangan sayuran dan kemudian dilemparkan ke halaman. Atas insiden itu membuat situasi sempat tegang antara massa aksi dan petugas keamanan.

Koordinator Lapangan (Korlap) May Day Bergerak, Asrun M.Jen Dosu, mengatakan, bahwa dirinya serta teman-teman lainnya mendatangi kantor Wali Kota Ternate bukan hanya untuk menyuarakan nasib buruh dan pendidikan.

Namun juga soal polemik di Pasar Higienis, menurutnya, lanjut dia, penataan di tempat tersebut sangat semrawut, sehingga hal itu banyak melahirkan berbagai permasalahan.

Olehnya itu, sebelum Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate melakukan relokasi kepada para pedagang Pasar Higienis dan Barito, maka terlebih dahulu menyiapkan tempat yang layak.

“Seharusnya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate harus serius dalam melakukan penataan pasar supaya tidak terjadi polemik yang berlarut-larut,” ujarnya. Senin (4/5/2026).

Meski begitu, pihak dia juga merasa kecewa lantaran Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman tak berada di tempat untuk temui massa aksi. Selain itu, ia meminta Pemkot Ternate menyediakan tempat sampah yang layak diarea pasar.

“Maka dari itu, kami minta wali kota supaya melakukan evaluasi kepada instansi terkait yaitu Disperindag dan Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Ternate karena dinilai tak mampu maksimalkan tugas,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya juga mempertanyakan terkait dengan pungutan retribusi sampah bagi pedagang. Namun sampah masih saja menjadi persoalan yang seakan-akan dari Pemkot Ternate tak atasi masalah tersebut.

Asrun menambahkan, persoalan pelayanan kesehatan di Kota Ternate belum maksimal khususnya bagi pulau terluar yakni Batang Dua, Hiri, dan Moti (Bahim). Menurutnya,kalau hanya 1 unit Ambulance laut itu dinilai tak maksimal maka hal tersebut harus ditambahkan.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!