BuletinMalut.com.TERNATE- Kunjungan Kerja (Kunker) Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) di Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate disambut baik.
“Kami melakukan Kunker di Pemkot Ternate untuk memperkuat sinergi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, dan khusus bagi pekerja sektor informal dan yang rentan,” ujar, Dewas BPJS Ketenagakerjaan RI, Abdurrakhman Lahabato. Selasa (5/5/2026).
Lanjutnya, bahwa Kunker tersebut dalam rangka memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial. Dukungan Pemkot Ternate sangat dinilai strategis dalam memberikan perlindungan pekerja rentan yang memiliki tingkat resiko kerja.
Menurutnya, capaian universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan untuk Kota Ternate pada tahun 2025 tercatat mencapai 127 persen dari target yang ditetapkan.
“Bahwa capaian ini menunjukkan kinerja yang melampaui target serta keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Dia menyebutkan, hingga sampai pada April 2026 universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan Kota Ternate berada capai di angka 94 persen dari tahun 2026. Hal itu menunjukan progres yang signifikan pada awal tahun dan kemudian menjadi indikator positif untuk mencapai target diakhir tahun.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman, mengatakan, kehadiran negara, ini bertujuan memberikan perlindungan sosial dan kesehatan terhadap masyarakat adalah keharusan bukan pilihan.
Dikatakan, perlindungan terhadap pekerja, khususnya sektor informal dan pekerja rentan, merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara agar menjamin kesejahteraan warganya.
“Negara harus hadir untuk pastikan setiap warga, terutama yang rentan, mendapatkan perlindungan yang layak, baik dari sisi jaminan sosial ketenagakerjaan maupun aspek kesehatan,” tegasnya.
Dalam aspek perlindungan pekerja rentan, Pemkot Ternate juga sangat memastikan keberlanjutan program untuk di tahun 2026 dengan jumlah perlindungan sebanyak 7.720 pekerja rentan.
Kemudian, Kunker ini sangat disambut oleh Pemkot Ternate dan program tersebut bisa menjadi bagian penting dalam memperkuat jaringan pengamanan sosial bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Tauhid berharap, bahwa pertemuan itu bisa semakin memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Ternate agar mendorong peningkatan kepesertaan. Serta kualitas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara berkelanjutan.*(Ril/red).













