banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

BWS Malut Komitmen Bantu Petani Distribusi Air di Musim Kemarau

×

BWS Malut Komitmen Bantu Petani Distribusi Air di Musim Kemarau

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara (Malut) tangani langsung kawasan pertanian di Halmahera Tengah (Halteng) yang alami kekeringan di musim kemarau.

Kepala Balai BWS Maluku Utara Saleh Talib, mengatakan, melalui Bidang Tanggap Darurat bahwa pihaknya telah distribusikan 150.000 liter air irigasi untuk kebutuhan lahan persawahan yang terdampak musim kemarau.

Lanjutnya, hal tersebut dilakukan lantaran koordinasi yang dibangun dengan secara baik bersama perangkat Desa Lembah Asri dan Wairoro Indah untuk menangani lahan yang terdampak kekeringan.

“Koordinasi di lapangan dilakukan untuk menentukan titik prioritas sekaligus mengatur teknis pendistribusian supaya bantuan air dapat diterima petani secara adil, merata, dan tepat sasaran,” jelasnya. Kamis (13/8/2026).

Dia membeberkan,untuk proses penyaluran memanfaatkan sumber air sumur dengan menggunakan mesin pompa diesel khusus yang memiliki kapasitas hingga 36.000 liter per jam dan dioperasikan selama 48 jam.

“Air dialirkan lewat selang dan pipa dengan jarak kurang lebih 30 meter menuju area persawahan. Kondisi topografi yang relatif datar memudahkan proses pengambilan dan penyaluran air ke lahan pertanian,” ujar Saleh.

Menurutnya, berdasarkan dari target awal kebutuhan sebanyak 100.000 liter, realisasi penyaluran justru mencapai 150.000 liter. Bantuan tersebut digunakan bertujuan agar menangani dampak kekeringan di sekitar 80 petak sawah yang telah dikelola oleh 50 petani.

Kemudian, penyaluran air ini menjadi bagian dari langkah mitigasi BWS Maluku Utara menjaga keberlangsungan pertanian serta mendukung ketahanan pangan daerah di tengah ancaman cuaca ekstrem dan musim kemarau.

Pihaknya juga, bakal terus memastikan agar pemantauan ketersediaan air dilakukan bersama pemerintah desa setempat. Dari Tim Tanggap Darurat disiagakan melakukan penyaluran air susulan apabila kondisi di lapangan kembali membutuhkan bantuan.

“Langkah ini diharapkan dapat membantu petani mempertahankan produktivitas lahan sekaligus mencegah dampak kekeringan meluas di kawasan persawahan lainnya,” tutupnya.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!