banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Celaka!!!, DPRD Akan Jadikan Kantor Walikota Ternate Tempat Buang Limbah Medis

×

Celaka!!!, DPRD Akan Jadikan Kantor Walikota Ternate Tempat Buang Limbah Medis

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Ternate ancam akan berdemonstrasi terkait permasalahan pengelolaan limbah medis.

Ancaman ini ditegaskan anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, bahwa dirinya bakal pimpin langsung demonstrasi di Kantor Wali Kota Ternate kalau limbah medis tak segera ditangani.

“Kami telah lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate membahas pemanfaatan incinerator pengelolaan limbah medis,” kata dia. Selasa (9/9/2025).

Lanjutnya, adapun poin penting yang sudah disampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate yaitu pengelolaan incinerator harus sesuai prosesur dan kemudian optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD melalui pengelolaan incinerator yang baik.

Menurut Nurlaela, kalau hal itu telah kelola secara baik maka potensi PAD tersebut bisa mencapai Rp 2,3 miliar. Namun pihaknya sangat sayangkan lantaran izin operasional incinerator masih terkendala karena harus menyediakan anggaran Rp 600 juta untuk mengkaji atau Analisis Dampak Mengenai Lingkungan (Amdal).

“Perlunya dari Pemkot Ternate agar segera mengurus izin operasional incinerator untuk kelola limbah medis sehingga mendapatkan PAD. Kalau tidak Komisi III akan pimpin aksi buang limbah medis di Kantor Wali Kota,” tegasnya.

Dia menyebutkan, bahwa Pemkot Ternate hanya menyiapkan anggaran di bawah Rp 1 miliar untuk menggenjot PAD dan kalau hal itu seperti Amdal telah dibahas potensi pendapatan lewat incinerator akan didapat setiap tahun

“Komisi III bakal melakukan pengecekan di lapangan pada 11 September 2025 untuk memantau situasi dan kemudian berikan rekomendasi tindakan lebih lanjut kalau permasalahan tak segera ditangani,” tutup anggota Komisi III.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!