banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Penumpang KM Marin Teratai Menduga Agen Tiket Online di Ternate Naikan Harga Sepihak

×

Penumpang KM Marin Teratai Menduga Agen Tiket Online di Ternate Naikan Harga Sepihak

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Penumpang Kapal Motor (KM) Marin Teratai dengan rute Ternate-Babang Halmahera Selatan (Halsel) keluhkan harga tiket diduga dinaikan secara sepihak oleh oknum tak bertanggung jawab

Hal itu dikeluhkan lantaran penjualan tiket yang sebenarnya adalah Rp 170 ribu namun praktek di lapangan dinaikan menjadi Rp 179 ribu dan ini diduga hanya diberlakukan kepada sebagian penumpang saja.

Mirisnya, kenaikan harga tiket sepihak ini yang diduga dilakukan oleh agen online itu terjadi di pelabuhan Bastiong pada 6 Agustus 2025 dengan rute dari Ternate-Babang Halmahera Selatan.

Masalah tersebut diungkapkan oleh salah satu penumpang KM. Marin Teratai yang namanya enggan dipublikasi, bahwa agen penjual tiket online diduga menaikan harga secara sepihak.

“Kami biasa beli di loket penjualan tiket di Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate Rp 170 ribu. Namun ini kami membeli di agen penjualan tiket online di ruang tunggu pelabuhan Bastiong harganya Rp 179 ribu,” ujarnya. Rabu (7/8/2025).

Dia menceritakan, padahal harga tiket telah tertera sebesar Rp 170 ribu yang dimana itu sudah termaksud dengan biaya asuransi Rp 5.000 ribu dan uang retribusi Rp 2.000.

Sehingga itu, dirinya merasa heran dan lalu mempertanyakan kenaikan harga tersebut tambahan uang Rp 9.000 serta kemudian menjadi Rp 179 ribu.Padahal didalam karcis tidak ada yang tertulis tambahan nominal Rp 9.000.

“Kami merasa heran tak ada tertulis pada karcis tambahan Rp 9.000 namun tetapi itu ditagih dan menurutku ini adalah dugaan praktek Pungutan Liar (Pungli),” kesalnya.

Bahkan dia juga menyebutkan, bukan hanya dirinya saja yang telah membeli tiket online di agen tersebut dengan harga sebesar Rp 179 ribu namun tetapi itu kurang lebih dari 10 orang.

Meski begitu, tambahan uang sebesar Rp 9. 000 ini sangat disesalkan kalau benar ada dugaan permainan harga tiket oleh agen dan ini sangat sepihak lantaran secara tiba-tiba.

“Kasian masyarakat kalau memang mereka (agen) mengambil kesempatan menambah biaya Rp 9.000. Kalau tambahan itu tertera di karcis maka itu wajar namun ini tak ada,” kisahnya.

Olehnya demikian, dirinya meminta kepada pemerintah supaya menegur pemilik kapal khususnya KM. Marin Teratai agar agen tiket online ditertibkan karena telah dinilai meresahkan.

“Kami minta kepada pemerintah agar bisa melihat hal-hal kecil seperti yang begini dan tidak lagi kembali secara berulang kali, yang rugi adalah masyarakat,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!