BuletinMalut.com TERNATE – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Kota Ternate ikut memeriahkan acara pelantikan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah(MKKS) dan Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tingkat SMA, SMK dan SLB Kota Ternate Periode 2026-2029, salah satunya dengan aksi tarian yang ditampilkan oleh 7 orang SiswiSiswi dari SMAN 6 Kota Ternate.
Kegiatan yang mengusunh tema “Pendidikan Mewujudkan Peradaban Berkemajuan” tersebut di gelar di Aula SMAN 5 Ternate, Rabu(3/6/2026) kemarin di ikuti oleh seluruh Kepala sekolah dan perwakilan guru dari SMA, SMK dan SLB se Kota Ternate.
Dari pantauan di lokasi, dalam kegiatan pelantikan tersebut juga hadir Sekertaris Daera Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta sejumlah staf, Seluruh Kepsek SMA, SMK dan SLB Kota Ternate dan serta Perwakilan Guru dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Sekorov Malut Syamsuddin Abd Kader menegaskan bahwa MGMP memiliki peran strategis sebagai wadah inovasi dan kolaborasi para pendidik, bukan sekadar forum formal administratif.
“MGMP harus menjadi ekosistem yang inspiratif bagi guru untuk saling berbagi best practices. Ini bukan hanya tempat rapat, tetapi ruang bertumbuh bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Samsuddin.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi perlu menjadi fokus utama dalam kegiatan MGMP agar proses belajar mengajar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik sesuai dengan tema hari ini yakni “Pendidikan Mewujudkan Peradaban Berkemajuan”.
Syamsuddin juga meminta agar pengurus MGMP yang baru dilantik mampu menjalankan fungsi sebagai gugus kendali penjaminan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Ia mendorong adanya peningkatan kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun profesionalisme.
Beberapa hal yang menjadi perhatian utama, menurutnya, meliputi penguatan kemampuan pedagogik guru, penumbuhan semangat inovasi dalam merancang strategi pembelajaran, serta pembekalan wawasan dan keterampilan agar guru semakin percaya diri dalam menjalankan tugas di kelas.
“Guru adalah ujung tombak dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Karena itu, MGMP harus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota MGMP untuk menunjukkan kerja nyata melalui berbagai program konkret.
“Tunjukkan melalui kegiatan berbagi praktik baik, penyusunan modul pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menghadirkan pembelajaran yang inspiratif. Jadikan MGMP sebagai rumah kolaborasi, bukan arena kompetisi,” imbuh Syamsuddin.
Di akhir sambutannya, Sekprov Malut menyampaikan harapan agar pengurus MGMP yang baru segera menyusun program kerja yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di ruang kelas.
“Segera susun program yang menyentuh kebutuhan guru dan siswa. Selamat bekerja, selamat mengabdi, dan tunjukkan dedikasi terbaik untuk masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya mengakhiri.*(tim/red).













