BuletinMalut.com.TERNATE- Camat Ternate Barat, Hamid Muhammad serukan pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate.
Hal tersebut berdasarkan amanah dari Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman bahwa seiring dengan dengan pertumbuhan penduduk serta aktivitas ekonomi, volume sampah yang dihasilkan terus meningkat.
Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini akan berdampak pada pencemaran lingkungan, banjir, hingga menurunnya kualitas estetika kota yang dicintai.
“Dalam semangat Ternate yang terus berbenah, kita harus jadikan pengelolaan sampah sebagai gerakan bersama gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. Senin (27/4/2026).
Maka itu, lanjut camat, mulai dari tingkat kota sampai ke lingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Bahwa peran kecamatan dan kelurahan menjadi sangat strategis dalam koordinasikan pengelolaan lingkungan di wilayah masing-masing.
“Camat serta lurah harus mampu menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat dan memastikan program pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Dikatakan, dalam penetapan 5 kelurahan sebagai pilot project pengelolaan sampah berbasis partisipatif mencerminkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dalam menangani permasalahan sampah. Oleh karen itu, dibutuhkan peran serta dan partisipatif aktif dari seluruh RT/RW.
Lebih jauh lagi, peran ketua RT dan RW sangat menentukan keberhasilan di tingkat lingkungan. Melalui hal tersebut bahwa itu dapat mendorong kebiasaan baik di tengah masyarakat.
“Mulai pemilahan dari sumbernya, untuk mengurangi produksi sampah rumah tangga, hingga mendukung kegiatan daur ulang dan penggunaan kembali bahan- bahan yang masih bisa dimanfaatkan,” kata Camat.
Menurutnya, untuk mengatasi itu harus dimulai hal yang sederhana agar memilah sampah organik dan anorganik dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membangun budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jika ini dilakukan secara konsisten dan kolektif, maka dampaknya akan sangat besar bagi Kota Ternate.
Pihaknya mengajak, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan untuk menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, mulai dari lingkungan kantor hingga kehidupan sehari-hari.
“Tunjukkan komitmen kita melalui tindakan nyata agar mengurangi penggunaan plastik, membiasakan pemilahan sampah, serta aktif mengedukasi masyarakat di lingkungan sekitar,” jelasnya.
Ia menegaskan, keteladanan dari ASN akan menjadi kekuatan besar dalam membangun perubahan perilaku masyarakat. Ketika ASN bergerak, masyarakat akan mengikuti.
“Ketika pemerintah memberi contoh, maka kepercayaan publik akan semakin kuat. Mari kita jadikan momentum HUT ke-27 ini sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kisahnya saat bacakan amanah wali kota.
Karena pada akhirnya, kota yang maju itu bukan hanya diukur dari pembangunan fisiknya, melainkan juga dari kesadaran dan partisipasi warganya dalam menjaga lingkungan.*(Ril/red).













