banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Dugaan Cinta Segitiga Oknum DPRD Haltim Coreng Partai Gerindra

×

Dugaan Cinta Segitiga Oknum DPRD Haltim Coreng Partai Gerindra

Share this article

BuletinMalut.com.HALTIM- Skandal dugaan cinta segitiga oknum di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur (Haltim), berinisial LM dengan istri orang dinilai telah coreng nama lembaga. Senin (31/8/2026).

Kelakuan yang dinilai tak terpuji itu, dikritik keras oleh, Arshyl Made, mengatakan,hal ini ia ketahui berdasarkan informasi dari pihak tertentu bahwa seorang anggota DPRD di Halmahera Timur diduga menjalin cinta terlarang yang merupakan masih berstatus istri orang. Perempuan itu berinisial IT.

Menurutnya, pejabat publik tersebut harus memberikan contoh yang baik supaya bisa menjaga integritas, moralitas, dan tanggung jawab sosial. Setiap pelanggaran etik harus diperiksa secara objektif dan transparan.

Dikatakan, kasus dugaan cinta segitiga itu mencuat ke publik bahwa hal ini sangat disayangkan lantaran bukan menyangkut persoalan pribadi namun terkait dengan integritas dan etika seorang pejabat publik yang mandat dari masyarakat.

Dirinya menyarangkan, sebaiknya kasus itu harus didorong supaya diproses oleh pihak partai supaya tak menjadi polemik di publik. Kalau memang ini terbukti maka dari DPRD Halmahera Timur harus membeberkan hasil pemeriksaan melalui Badan Kehormatan (BK) karena itu menyangkut etik.

Olehnya itu, bahwa pihaknya juga kantongi beberapa bukti yang telah dia dapatkan di lapangan untuk dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Gerindra untuk diproses lebih lanjut. Lantaran oknum tersebut menggunakan uang rakyat untuk hal-hal tak terpuji yang melanggar kode etik.

“Karena kepercayaan di lembaga legislatif sangat bergantung pada kemampuan para anggotanya supaya integritas terjaga, baik dalam jalankan tugas publik, dan kehidupan sosialnya. Kami juga bakal melakukan demonstrasi di DPP Gerindra,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280 banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!