BuletinMalut.com.HALSEL- Material proyek jalan lingkar pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga belum dibayarkan oleh CV Delta dan CV Bintang Jaya Kontruksi sebagai penanggung jawab pelaksana pekerjaan.
Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Peleri (Hipmaper), Muhammad Riski Saleh, mengatakan, terkait dengan permasalahan material diduga ditunggak oleh CV Delta dan kemudian sebagai penanggung jawab yaitu dari CV Bintang Jaya Kontruksi utama dengan proyek pekerjaan ruas jalan lingkar Makian. Harga material belum diterima oleh masyarakat.
Lanjutnya, tunggakan pembayaran material tersebut agar kiranya pimpinan perusahaan supaya segera menuntaskan persoalan itu, dan jika hal ini tidak digubris maka pihaknya mengancam bakal melakukan demonstrasi dalam waktu dekat.
Dia beberkan, berdasarkan dari investigasi sementara dilapangan total material yang belum dibayarkan mencapai 500 kubik dan jika dirupiahkan dengan angka kurang lebih Rp 200 juta.
“Tunggakan material ini menjadi masalah sehingga itu kami bakal kawal sampai dari pihak perusahaan menyelesaikan hal itu. Ini juga sebagai bentuk untuk perjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).
Riski menegaskan, kalau pihak perusahaan tidak ada niat baik untuk menyelesaikan tunggakan material masyarakat setempat maka pihaknya akan melakukan boikot seluruh aktifitas pekerjaan termaksud juga alat-alat proyek.*(Ril/red).








