banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Pasien Meninggal, Garda Muda Makayoa Desak Kepala Dinkes Ternate Dicopot

×

Pasien Meninggal, Garda Muda Makayoa Desak Kepala Dinkes Ternate Dicopot

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Garda Muda Makayoa Kota Ternate mendesak supaya Fathiyah Suma dicopot jabatannya karena dinilai gagal memaksimalkan pelayanan di pulau terluar.

Desakan ini diungkapkan Sekretaris Garda Muda Makayoa Kota Ternate, Hastomo B. Tawary, bahwa bersangkutan dinilai gagal memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi warga pulau terluar yang berujung kematian

Lanjutnya, pengadaan Ambulance laut yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dengan nilai miliaran itu bertujuan agar memaksimalkan pelayanan bagi warga di Pulau terluar saat dirujuk untuk dapatkan perawatan di rumah sakit.

“Beberapa hari kemarin ada seorang warga Pulau Moti yang meninggal dunia lantaran menunggu Ambulance Laut selama kurang lebih dari 10 jam untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kota Ternate ,” ujarnya. Rabu (2/9/2026).

Dikatakan, keterlambatan dalam melakukan penjemputan pasien yang hendak dapatkan perawatan medis di RSUD bahwa ini telah memicu kritikan tajam terhadap pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate saat warga membutuhkan fasilitas darurat.

Menurutnya, kejadian seseorang meninggal dunia di Pulau Terluar lantaran lambatnya penjemputan pasien bukan hanya baru kali ini terjadi namun sudah berulang. Kejadian serupa tersebut Dinkes Kota Ternate dinilai tak pernah lakukan evaluasi soal layanan.

Meski begitu, Dinkes Kota Ternate harus melakukan evaluasi layanan kesehatan Ambulance Laut dan kemudian bila perlu jangan mengulangi kelalaian seperti yang kemarin lambat menjemput pasien.

“Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 bunyi Pasal 34 ayat (3), bahwa Negara Bertanggung Jawab atas Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Fasilitas Pelayanan Umum Yang Layak,” tegasnya.

Sehingga itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman sudah sepatutnya copot jabatan Fathiyah Suma sebagai Kepala Dinkes Kota Ternate lantaran dinilai gagal menjalankan tugas akibat pelayanan Ambulance Laut yang tak maksimal.

“Bila perlu bersangkutan mengundurkan diri dari jabatannya Kepala Dinkes Kota Ternate tanpa harus diminta lantaran gagal dalam maksimalkan penjemputan pasien. Untuk apa Ambulance Laut yang harga miliaran kalau tak maksimal,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280 banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!