BuletinMalut.com.TERNATE- Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate meluncurkan implementasi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pengurangan Kantong Plastik.
Dalam meluncurkan Perwali tersebut yang berlangsung di Hypermart Ternate, turut dihadiri dari masing-masing perwakilan yakni Jatiland Mall, Alfamidi, Indomaret dan toko besar lainnya.
Wali kota Ternate, M.Tauhid Soleman yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Ternate, Muhammad Syafei mengatakan, bahwa untuk Perwali Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pengurangan Kantong Plastik bakal terus digaungkan.
“Kalau Perwali terus disosialisasikan maka penggunaan kantong plastik di toko-toko bisa berkurang untuk mengurangi lonjakan sampah di Kota Ternate,” ujarnya. Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, berdasarkan data yang dirinya kantongi bahwa kebanyakan sampah rumah tangga di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) dari kantong plastik dan botol minuman lainnya.
“TPA dengan sampah yang terus diproses agak kesulitan mengatasi itu lantaran alat yang digunakan saat ini sangat minim dan untuk ratakan hal tersebut dan meratakan sangat kewalahan,” jelasnya.
Sehingga itu, sekarang ini pihaknya bakal mengatifkan sebagian Bank Sampah yang tidak aktif dengan tujuan agar mengurangi penggunaan kantong dan botol plastik. Dan sampah juga agar bisa didaur ulang.
Dia membeberkan, TPA Pemkot Ternate terancam bakal ditutup dan telah diberikan waktu sampai dengan Desember 2025 jika pengelolaan sampah tidak ada progres. Ancaman itu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).
“Kalau TPA ditutup maka untuk membuang sampah akan menimbulkan permasahan terkait kebersihan kota. Sehingga supaya mengatasi masalah ini maka harus ada kesadaran masing-masing pihak,” jelasnya.
Syafei mengakui, untuk terkait penanganan sampah bahwa pihaknya gencar melakukan sosialisasi di tingkat kelurahan maupun di masyarakat lainnya. Setelah implementasi Perwali ini sudah diluncurkan semoga bisa atasi persoalan sampah.
Ia menambahkan, dia juga akan mengatasi persoalan sampah lantaran Kota Ternate telah terpilih tuan rumah pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XXIII Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) 2025.*(Ril/red).













