banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Terduga Pelaku Kelabui Aparat Gabungan Sembunyi Satwa Dilindungi di Kamar Kapal

×

Terduga Pelaku Kelabui Aparat Gabungan Sembunyi Satwa Dilindungi di Kamar Kapal

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Maluku bersama aparat gabungan amankan puluhan satwa endemik diatas Kapal Motor (KM) Sinabung rute Sorong-Bacan-Ternate.

Dimana sebelumnya, satwa yang diangkut itu sempat terendus di KM Sinabung ketika singgah berlabuh di Bacan Halmahera Selatan (Halsel) dan kemudian diamankan di pelabuhan Ternate.

Hal ini, dibuktikan dengan berita acara penyerahan Satwa Nomor 02.10/01/BA/733 /2026. Satwa tersebut ditemukan di kamar Kelas IA nomor 6028 dan 6055.Untuk satwa yang diamankan berjumlah 113 ekor. Yang terdiri dari yakni 15 ekor Kangguru Papua, 6 Kuskus Albino, 10 Ular berbagai jenis, dan 82 ekor Kadal.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Ternate BKSDA Maluku, Usman, mengatakan, kasus itu bermula dari laporan petugas keamanan KM Sinabung saat berlabuh di pelabuhan Bacan.

Lanjutnya, penumpang berinisial JS dan EN diduga kuat yang membawa satwa diatas KM Sinabung. Ke dua orang tersebut sudah diamankan dan kemudian sementara jalani pemeriksaan dari penyidik.

“Informasi itu kami dapatkan dari petugas keamanan PT Pelni Bacan dikoordinasikan dengan Karantina Maluku Utara serta kemudian hal ini dilaporkan ke Polairud. 2 orang dan satwa dikawal sampai di Ternate ,” ujarnya. Rabu (11/2/2026).

Dikatakan, bahwa satwa-satwa yang telah diamankan ini, sementara waktu dititipkan di BKSDA Maluku supaya mendapatkan perawatan lantaran kondisinya butuhkan penanganan khusus.

Sementara, Kasubid Gakkum Polairud Polda Maluku Utara (Malut),Kompol Riki Arinanda, membeberkan, satwa yang diamankan itu, berasal dari wilayah Manokwari, Papua Selatan.

“Pengamanan gabungan tersebut terdiri dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Polairud, Karantina dan pihak PT Pelni. Kemudian pemeriksaan untuk terduga yang membawa satwa dilakukan di Ternate.

Ia menegaskan, ke dua orang yang terduga membawa satwa tersebut masih berstatus sebagai saksi. Rencananya satwa-satwa ini bakal di bawa ke Surabaya. Saat ini masih pada tahap klarifikasi untuk menjamin keselamatan satwa.

Sementara itu, Pasi Intel Lanal Ternate Mayor Laut (S) Agustinus Yordan, bahwa pihaknya telah tergabung melaksanakan pengamanan di kapal Pelni dan pelabuhan.

“Kami tergabung dalam pengamanan dan pemeriksaan bersama petugas Pelni. Jika ditemukan pelanggaran, maka barang bukti dan yang diduga terlibat bakal diamankan,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!