BuletinMalut.com.TERNATE- Pedagang daun pandan pasar Higienis kecewa kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.
Dimana, saat terjadi pemblokiran jalan yang dilakukan oleh pedagang sejak pukul 16:26 sampai 19:24 WIB diduga tidak ada satupun anggota DPRD yang turun ke lokasi tersebut saat polemik berlangsung.
Kekecewaan itu diungkapkan salah satu pedagang, Nurhayati Tahir, bahwa ia merasa kecewa karena tak ada dari DPRD Kota Ternate turun yang mempunyai fungsi pengawasan.
Seharusnya, lanjut dia, ketika ada salah satu anggota DPRD yang hadir maka bisa memberikan solusi atau dudukkan polemik ini supaya tidak berkepanjangan.
“Kami sebagai pedagang daun pandan telah ditempatkan Pemerintah Kota atau Pemkot Ternate di Pasar Sabi-Sabi di bagian Barat. Namun tempat itu tak layak karena kurang pembeli,” ujarnya. Jumat (24/4/2026).
Dia membeberkan, dirinya serta sejumlah pedagang lainnya berjualan dari pagi hingga sore hari belum ada yang laku. Paling tidak kalau ada anggota DPRD di lokasi maka bisa memberikan solusi tak hanya membiarkan Pemkot tangani masalah ini.
Dikatakan, ia menaruh harapan besar kepada DPRD Kota Ternate sebagai perwakilan rakyat dan Pemkot Ternate membicarakan masalah ini.*(Ril/red).













