banner 140x600
banner 140x600
BULETIN NEWS

Demo ISSAP Sempat Memanas, Plt Kepala Dishub Ternate Pilih Bungkam Soal Tuntutan Sopir

×

Demo ISSAP Sempat Memanas, Plt Kepala Dishub Ternate Pilih Bungkam Soal Tuntutan Sopir

Share this article

BuletinMalut.com.TERNATE- Seorang pengemudi kendaraan roda empat yang diduga berbasis online dihadiahi bogem mentah dibagian wajah dari massa aksi Ikatan Solidaritas Sopir Angkutan Penumpang (ISSAP) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Berdasarkan pemantauan dilapangan, bahwa dugaan kekerasan tersebut bermula ketika massa aksi sedang berdemonstrasi di kantor Wali Kota Ternate dan kemudian mobil yang berwarna silver melewati kerumunan para demonstran serta dinilai sengaja menginjak pedal gas sehingga kenalpot mengeluarkan bunyi yang keras.

Melihat hal itu, para massa aksi langsung terpancing dan meneriaki mobil berwarna silver dan mengejarnya agar diberhentikan namun dalam kerumunan itu seorang sopir diduga dihadiahi bogem mentah sehingga menyebabkan hidung lebam akibat ditonjok.

Ketua ISSAP Kota Ternate, Muhamad Ely, dalam tuntutannya mengatakan, pihaknya merasa prihatin dan kecewa lantaran tidak ada lagi perhatian Pemerintah Kota atau Pemkot terhadap keberlangsungan jasa angkutan kota.

“Transportasi umum merupakan urat nadi ekonomi rakyat yang didalamnya terdapat ratusan sopir yang sudah berkeluarga yang menggantungkan hidup sebagai profesi jasa angkutan darat,” ujarnya. Senin (10/11/2025).

Namun, lanjutnya, realitas di lapangan telah bahwa eksistensi sopir angkutan umum kini dinilai sudah terpinggirkan oleh lemahnya pengawasan. Selain itu juga, tidak tertibnya fungsi terminal serta maraknya transportasi berbasis online beroperasi tanpa aturan yang jelas.

Olehnya itu, jasa angkutan transportasi yang berbasis online secara tidak langsung membuat pihaknya terancam dari segi pendapatan yang dinilai turun drastis dan kemudian saat masuk di dalam area terminal selalu membayar retribusi parkir sementara target pendapatan tak dicapai.

“Kami desak Pemkot Ternate agar tertibkan kendaraan berbasis aplikasi online seperti yakni Grap, Maxi, Indrive dan lainnya supaya keberadaannya diatur melalui zonasi serta perizinan yang adil tanpa merugikan sopir angkutan konvensional,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga meminta agar Pemkot Ternate mengaktifkan kembali area parkir resmi di pasar Higinies dan Barito supaya sesuai peruntukannya serta dapat digunakan oleh masyarakat secara tertib.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate, Faizal Badarudin saat dikonfirmasi oleh wartawan, lebih memilih bungkam dan pergi dengan alasan pulang kerumah mengganti pakaian karena basah.

“Nanti sebentar saya balik dari rumah baru wawancara karena mau pulang ganti pakaian lantaran kehujanan saat menemui massa aksi ISSAP Kota Ternate,” pungkasnya.*(Ril/red).

banner 336x280
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!