BuletinMalut.com.TERNATE- Ramadhan Ibrahim beberkan modus pembuatan buku tabungan Bank Sentral Asia (BCA) dan Bank Mandiri untuk menampung uang transferan dari pejabat serta pihak swasta.
Dimana Ramadhan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat arahan dari terdakwa mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK) untuk membuat buku tabungan atas nama orang lain yakni BCA (Idris Husen) dan Bank Mandiri (Lucky Radjapati).
“Karena saya adalah ASN maka AGK suruh bikin nomor rekening memakai nama orang lain agar tidak dicurigai memiliki tabungan yang cukup fantastik,” ujar Ramadhan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ternate, Kamis (1/8/2024).
Dikatakan, pihaknya memiliki sebanyak 9 rekening yang sebagian memakai atas nama orang lain dan dirinya sendiri untuk menampung uang transferan dari pejabat dan pihak swasta.
Ia menyebutkan, sebelum para pejabat dan pihak swasta mentrasnfer uang tersebut terlebih dahulu dirinya diberitahukan dari AGK bahwa ada yang akan mengirim uang.
“Ada pun pejabat yang mentransfer uang yaitu, Adnan Hasanudin, Ridwan Arsan, Daud Ismail, Ahmad Purbaya, masih ada lagi lainnya dan pihak swasta juga mentransfer,” pungkasnya.*(Ril/red).







