Buletinmalut.com TERNATE –Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Ternate pada Hari Ulang Tahun (Ultah) ke 67 masih kekurangan tenaga pendidik penyandang anak stabilitas.
Hal ini dikatakan, Ketua YPAC Malut, Sunarno, pada milad YPAC yang ke 67 tahun, pihaknya akan meningkatkan pelayanan penyandang disabilitas secara terpadu dan akan menambah Sumber Daya Manusia (SDM).
“Penambahan SDM itu seperti penyediaan sarana prasarana fasilitas serta terpenting juga penaikan status dari YPAC Ternate naik menjadi YPAC Maluku Utara (Malut),” ujarnya,” Sabtu (25/2/2023).
Lanjutnya, ini merupakan keluhan yang di terima atau tantangan dari para pihak yang terkait yaitu para penyandang disabilitas, olehnya itu, dirinya juga meminta kepada pemerintah agar tetap memperhatikan para anak tersebut.
Selain itu juga, dirinya mengakui soal bantuan yang di terima, pihaknya menyebutkan bahwa pemerintah pusat yang lebih banyak untuk berkontribusi dari pada pemerintah daerah.
“Untuk saat ini yang lebih besar kontribusinya ialah dari pemerintah pusat ketimbang pemerintah daerah terkait dengan operasional penyelenggaraan Sekolah Luar Biasa (SLB),” jelasnya.
Meski begitu, hal tersebut harus menjadi pekerjaan rumah kita bersama terutama pada pemerintah provinsi dan kota agar bagaimana cara untuk mendorong atau optimalkan para disabilitas.
Jadi, bagaimana untuk penyediaan SDM disabilatas karena tidak semua perguruan tinggi yang ada di Malut bisa menerima para penyandang cacat namun yang banyak menerima dari luar daerah, terkait dengan kualifikasi pendidikan khusus atau luar biasa.
Ia tambahkan, ada pun tenaga pendidik di YPAC sendiri masih banyak para guru yang belum penuhi disiplin ilmunya namun karena kemauan dan semangat sehingga mereka bersedia mengabdikan diri.
“Itu karena keperdulian mereka terhadap anak penyandang disabilitas sehingga mau mengabdi di YPAC dan untuk para guru honer ini yang berikan biaya dari pemerintah provinsi Malut, walau pun begitu kami juga masih banyak kekurangan tenaga pendidik karena penyelenggaraan SLB cukup tergolong lumayan tinggi,” tutupnya.*(ril).







